Tips Merawat Senapan PCP

Uncategorized

Tips Merawat Senapan PCP

Banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan kita untuk mendapatkan hewan buruan ketika hunting. Beberapa faktor tersebut adalah kehandalan senapan angin yang dimiliki, keterampilan dalam menemukan habitat asli hewan buruan, keterampilan dalam menemukan target sasaran, keterampilan membidik sasaran, keterampilan saat melepaskan tembakan, sampai dengan keterampilan dalam mengambil hewan buruan.

Dari banyaknya faktor tersebut yang paling penting adalah faktor senapan angin yang digunakan untuk berburu. Tetapi sebaik apapun senapan yang dimiliki apabila tidak dirawat dengan baik maka akan membuat kegiatan berburu kita menjadi kurang maksimal dan bahkan hanya sia-sia.

Saya pribadi dulu pernah berburu hewan tupai di daerah Jeruju Besar, Kec Kakap, Kab Kubu Raya. Seperti biasanya saya turun bersama dua orang teman. Kami menjumpai kawanan tupai dengan populasi yang sangat banyak.

Namun sayangnya saya tidak berhasil untuk menembak satupun tupai dari kawan tupai tersebut. Setelah saya mengamati senapan, ternyata bagian peredam senapan PCP saya memiliki masalah. Peredam tersebut tidak terpasang dengan pas, sehingga peluru yang keluar menyentuh bagian ujung peredam. Pantas saja jika tupai yang telah saya bidik selalu meleset.

Pernah juga saya mengalami kegagalan dalam berburu karena settingan teleskop senapan yang kurang pas. Ini karena pemasangan yang tidak teliti dan sekrup yang kurang kencang. Hal ini membuat kuncian target pada teleskop senapan dan jatuhnya peluru tidak selaras.

Bahkan pernah kejadian juga angin yang tidak keluar sehingga peluru tersumbat di dalam laras senapan dan larinya peluru pun menjadi tidak karuan. Setelah saya cek ternyata laras senapan angin PCP saya telah penuh dengan kotoran dari serpihan mimis.

Nah, supaya terhindar dari berbagai masalah tersebt maka Anda harus merawat senapan PCP Anda dengan baik. Berikut ini kami akan berikan beberapa tips merawat senapan pcp yang harus Anda ketahui. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak ulasan selengkapnya di bawah ini :

  1. Membersihkan bagian luar senapan

Siapkan kain kering yang halus dan lembut, lap senapan Anda dengan kain tersebut secara perlahan. Hal ini penting untuk dilakukan terutama jika senapan baru selesai digunakan untuk berburu. Karena bisa saja senapan PCP tersebut terkena debu atau percikan air saat di arena berburu.

Untuk laras senapan bagian luar, setelah dilap lebih baik dilumuri dengan minyak. Untuk minyak yang digunakan bisa minyak khusus senapan atau minyak mesin jahit. Sangat penting untuk dilumuri minyak karena kebanyakan laras senapan dibuat dari bahan baja yang sangat rentan berkarat.

Meskipun laras senapan sudah dibrownir, terkadang masih ada bagian di luar laras senapan yang tidak memperoleh lapisan brownir yang cukup sehingga akan sangat rentang dengan infeksi karat.

Kedua, laras senapan yang sering dilewati mimis mempunyai suhu yang panas di bagian dalam laras. Hal ini menyebabkan udara yang mengalir pada area sekitar laras senapan jauh lebih banyak. Dan jika udara tersebut lembab maka laras senapan bisa berkarat.

Laras yang harus diberi minyak adalah pada drat per hamer di bagian belakang, engsel kokang peluru, dan drat dpan laras sebagai tempat untuk memasang alat peredam.

Sedangkan untuk bagian teleskop, jika sudah dilap menggunakan kain yang kering maka pastikan bahwa di bagian sela-sela teleskop tida ada debu yang menganggu bagian-bagian teleskop senapan yang dapat diputar, seperti misalnya di bagian zoom, turrent, dan paralax. Sementara pada bagian lensa Anda bisa menggunakan cairan pembersih kaca kemudian menggosoknya dengan menggunakan kain yang lembut sampai kering dan kinclong.

  • Membersihkan bagian dalam laras senapan

Membersihkan bagian dalam laras senapan tidak perlu dilakukan dengan sering. Ada yang merekomendasikan bahwa laras senapan perlu dibersihkan setelah 300 kali tembakan dan ada juga yang menyarankan sesudah 100 kali tembakan.

Lalu mengapa laras senapan harus dibersihkan? Hal ini karena serpihan timah biasanya tertinggal pada laras senapan ketika peluru bergesekan dengan ulir paja pada laras senapan Anda. Apabila debu tersebut tidak segera dibersihkan pastinya akan sangat menganggu lintas laras senapan dari ruang picu ke bagian ujung laras.

Metode yang tepat untuk diterapkan adalah dengan cara mengikatkan kain yang halus di seutas tali pancing kemudian masukan tali pancing tersebut dari tempat loading mimis. Jika tali sudah keluar maka segera tarik tali tersbut dengan perlahan sampai kain yang sudah diikatkan keluar.

Kain yang digunakan tidak boleh terlalu besar, setidaknya sebesar peluru. Jangan sampai bubuhi kain dengan menggunakan dengan menggunakan minyak karena laras akan menjadi sangat licin dan hal ini dapat mempengaruhi akurasi. Apabila laras senapan angin sangat jarang dibersihkan maka biasanya kain tersebut akan berubah warna hitam pekat. Itulah serbuk mimis yang telah menempel lama pada laras.

Ganti kain tersebut, ulangi kembali cara diatas, sampai benar-benar bersih. Perhatikan ketika Anda mengikat kain dengan menggunakan tali, jangan sampai talinya ada di bagian samping karena sangat beresiko untuk membuat laras senapan menjadi cacat.

Memang benar bahwa tali pancing lebih lembut jika dibandingkan dengan mimis timah, tetapi sebaiknya Anda hindari resiko berbahaya tersentuhnya benda-benda yang kurang lembut dengan laras senapan Anda. Jika laras senapan sudah bersih, coba Anda tembakan satu dua kali senapan PCP tanpa menggunakan pluru. Jika sudah minyaki bagian luar laras senapan dan simpanlah senapan PCP Anda.

  • Tas Senapan

Usahakan untuk menggunkan tas senapan yang waterproof dan memiliki tali pengikat di bagian dalam yang bisa menjaga senapan supaya tidak gampang bergerak ketika dibawa. Pastikan bahwa tas senapan Anda tersebut selalu dalam keadaan kering. Sebaikna menjemur tas senapan dalam keadaan yang terbuka hingga beberapa kali dalam satu bulan untuk dapat menghindari tas senapan angin dalam keadaan lembab.

  • Mengencangkan sekrup tele

Sekali-kali periksalah sekrup pada bagian teleskop Anda. Pastikan bahwa sekrup tersebut selalu dalam keadaan kencang. Apabila kurang kencang maka kencangkanlah. Sebelum dibawa berburu maka tes terlebih dahulu untuk dapat menghindari perubahan zero pada teleskop senapan Anda.

  • Mengisi gas secukupnya

Tabung pada senapan PCP lokal pada umumnya dibuat dengan sangat kuat. Namun jangan sampai mengisi gas dalam tekanan penuh. Kami sarankan untuk maksiml diisi dalam tekanan 2500 atau 500 PSI di bawah tekanan yang maksimal yang diijinkan oleh pengrajin senapan. Jika Anda ingin lebih aman lagi maka isikan gas Anda dengan maksimal 2000 PSI.

  • Kosongkan

Pastikan bahwa senapan PCP Anda disimpan dengan baik dalam keadaan tidak ada peluru ataupun tidak terkokang. Mengosongkan peluru ketika setelah berburu merupakan protap yang yang tidak boleh dilanggar. Selain karena alasan keamanan, hal ini juga bertujuan untuk menjaga ujung laras senapan yang dekat dengan tempat loading mimis supaya bisa lebih awet.

Anda juga harus memastikan bahwa senapan Anda tidak terkokang. Perlu Anda ketahui bahwa jika senapan terkokang dalam jangka waktu yang cukup lama maka kemampun per tersebut bisa semakin berkurang.

Dibutuhkan waktu yang lama pula untuk dapat mengembalian kekuatan per tersebut seperti semula. Hal ini berlakuk terutma pada Per pemukul buatan asli lokal. Seringkali kejadian karena senapan dalam keadaan terkokang selama semalaman, ketika pagi hari dibawa untuk berburu senapan tersebut tidak bisa mengeluarkan angin sama sekali. Maka dari itu, hal ini juga sangat penting sekali untuk diperhatikan dengan baik.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*